Profil Politeknik Aceh

PATNER LOKAL UNTUK KOMPETISI GLOBAL


Sejarah Singkat Politeknik aceh 
Selepas musibah tsunami, Chevron Corporation yang berpusat di San Ramon – USA dan USAID berinisiatif untuk membangun sebuah politeknik yang bertaraf internasional di Aceh sebagai bagian dari bantuan internasional dalam pembangunan kembali Aceh.  Kedua organisasi internasional ini, kemudian menjajagi rencana ini dengan menghubungi Pemerintah Aceh, BRR dan berbagai stake holder lainnya.

Pemerintah Aceh yang diwakili Gubernur dan BRR menyambut rencana tersebut.  Selanjutnya USAID melakukan berbagai studi awal dan pemerintah Aceh menyiapkan lahan.  Sementara itu Chevron melakukan studi mengenai Gedung Utama dan memulai proses disain pendahuluan.

Setelah melalui proses seleksi dan studi yang komprehensif, Pejabat Gubernur Aceh menetapkan lokasi tanah untuk pembangunannya dan BRR membantu biaya pembeliannya. 

Sementara itu USAID melalui kontraktornya DEVTECH SYSTEM dan SECID melakukan Studi Awal tentang pendirian Politeknik Aceh.  Dalam laporannya ditegaskan perlunya dibangun suatu politeknik di Aceh setingkat program Diploma-4.  Adapun program studi yang direkomendasikan Feasibility Study tersebut adalah Teknik Elektronika/Elektro, Teknik Mekatronika/Pneumatika, Teknik Pemrograman Komputer/Informatika, dan Marketing. Dalam konteks jurusan di Indonesia, jurusan tadi lebih dikenal sebagai Teknik Elektronika, Teknik Mekatronika, Tenik Informatika, dan Bisnis Pemasaran. 

Team Chevron, USAID dan Pemerintah Aceh memutuskan untuk       membangun sebuah politeknik dengan nama Politeknik Aceh diatas lahan yang disediakan Pemerintah Aceh di Desa Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.  Mengingat keterbatasan resources dan mengacu kepada Success Story dari Politeknik Caltex Riau, program studi yang ditetapkan untuk dibangun pertama sekali adalah 3 program studi saja, yaitu Teknik Elektronika, Teknik Informatika, dan Akuntansi, sedangkan  program studi Teknik Mekatronika diharapkan dapat dibangun dengan bantuan dari Pemerintah Pusat dan sumber dana lainnya .



Visi dan Misi Politeknik Aceh

Visi Politeknik Aceh
Menjadi Politeknik unggulan yang mampu bersaing secara Lokal maupun Global.


Misi Politeknik Aceh
Berperan aktif dalam pengembangan profesi yang menunjang hubungan   dengan dunia pendidikan.


Manajeman Politeknik Aceh
Direktur : Ir.Zainal Hanafi
Pudir I   : DR. Ir. Syahrial, M.Eng
Pudir II  : Cut Yunina Eriva, SE.Ak
Pudir III : DR. Ir. Syahrial, M.Eng

Kaprodi  Teknik Elektronika : Ichsan, S.Kom
Kaprodi  Teknik Komputer   : Khairul Fuady, ST
Kaprodi  Akuntansi             : Mutia Arfiani, SE
Kaprodi  Mekatronika          : T. Shabri, A.Md


Jumlah Mahasiswa dan Dosen Tetap Politeknik Aceh

Program Studi Teknik Elektronika
Mahasiswa angkatan 2008 : 60 Orang
Dosen tetap 2008             : 4 Orang

Mahasiswa angkatan 2009 : 47 Orang
Dosen tetap 2009             : 10 Orang

Mahasiswa angkatan 2010 : 31 Orang
Dosen tetap 2010             : 13 Orang


Program Studi Teknik Komputer 
Mahasiswa angkatan 2008 : 60 Orang
Dosen tetap 2008             : 4 Orang

Mahasiswa angkatan 2009 : 61 Orang
Dosen tetap 2009             : 10 Orang

Mahasiswa angkatan 2010 : 66 Orang
Dosen tetap 2010             : 14 Orang


Program Studi Akuntansi
Mahasiswa angkatan 2008 : 60 Orang
Dosen tetap 2008             : 4 Orang

Mahasiswa angkatan 2009 : 54 Orang
Dosen tetap 2009             : 9 Orang

Mahasiswa angkatan 2010 : 57 Orang
Dosen tetap 2010             : 12 Orang


Program Studi Mekatronika
Mahasiswa angkatan 2008 : 60 Orang
Dosen tetap 2008             : 5 Orang

Mahasiswa angkatan 2009 : 53 Orang
Dosen tetap 2009             : 17 Orang

Mahasiswa angkatan 2010 : 32 Orang
Dosen tetap 2010             : 15 Orang


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar